Rabu, 05 Maret 2008

My Class

Kelas XII IPA 1 merupakan kelas yang paling kreatif di SMAN 1 Batujajar, baik di bidang akademis, spiritual maupun Seni...
Prestasi - prestasi yang pernah di raih oleh kelas ini, adalah :
1. Juara 1 Mutu Kelas
2. Juara Umum ClassMeeting
3. Juara 1 lomba Ceramah antar kelas
4. Juara Nyanyi antar kelas, dan banyak lagi yang lainnya
adapun prestasi di luar sekolah, yakni :
1. Pemenang Lomba Jawara Bodrex/Raja Geboy
2. Model
3. dan banyak lagi yang lainnya yang tidak bisa disebutkan satu persatu

Tidak ada komentar:

Puisi Rindu

bintang malam.....
katakankan padanya
aku ingin melukis sinar mu dihatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biarku dekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......

Kangen

bintang malam ........
katakan padanya
aku ingin melukis sinarmu di hatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biar kudekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ananto Pratikno

Puisi Rindu part 2

akan ke manakah angin melayang
tatkala turun senja nan muram
pada siapa lagu kuangankan
kelam dalam kabut rindu tertahan
datanglah engkau berbaring di sisiku
turun dan berbisik tepat di sampingku
belenggulah seluruh tubuh dan sukma
kukuingin menjerit dalam pelukanmu
akan ke manakah berarak awan
bagi siapa mata kupejamkan
pecah bulan dalam ombak lautan
dahan-dahan di hati berguguran

Kerinduan

Rasakan hadirku wahai kekasih
menyeruak pelan-pelan
laksana nyala lilin
dari korek api sanubari
Hadirmu kembali seperti hantu
Tak terlihat
tapi terasa
Tak ada kesalahan
tapi menggelisahkan
Tidakkah boleh lebih nyata
bila kau berwujud saja?
Beri belaimu di bibirku
menyentuh birahi rasa
Pengganti raga
penghela luka
Manakah kau sentuhkan pasti
dada ini di kulit ari?