Penyelesaian masalah pencemaran terdiri dari langkah pencegahan dan pengendalian. Langkah pencegahan pada prinsipnya mengurangi pencemar dari sumbernya untuk mencegah dampak lingkungan yang lebih berat. Di lingkungan yang terdekat, misalnya dengan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan, menggunakan kembali (reuse) dan daur ulang (recycle).
Di bidang industri misalnya dengan mengurangi jumlah air yang dipakai, mengurangi jumlah limbah, dan mengurangi keberadaan zat kimia PBT (Persistent, Bioaccumulative, and Toxic), dan berangsur-angsur menggantinya dengan Green Chemistry. Green chemistry merupakan segala produk dan proses kimia yang mengurangi atau menghilangkan zat berbahaya.
Tindakan pencegahan dapat pula dilakukan dengan mengganti alat-alat rumah tangga, atau bahan bakar kendaraan bermotor dengan bahan yang lebih ramah lingkungan. Pencegahan dapat pula dilakukan dengan kegiatan konservasi, penggunaan energi alternatif, penggunaan alat transportasi alternatif, dan pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Langkah pengendalian sangat penting untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat. Pengendalian dapat berupa pembuatan standar baku mutu lingkungan, monitoring lingkungan dan penggunaan teknologi untuk mengatasi masalah lingkungan. Untuk permasalahan global seperti perubahan iklim, penipisan lapisan ozon, dan pemanasan global diperlukan kerjasama semua pihak antara satu negara dengan negara lain.
Selasa, 11 Maret 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Puisi Rindu
bintang malam.....
katakankan padanya
aku ingin melukis sinar mu dihatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biarku dekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......
katakankan padanya
aku ingin melukis sinar mu dihatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biarku dekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......
Kangen
bintang malam ........
katakan padanya
aku ingin melukis sinarmu di hatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biar kudekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ananto Pratikno
katakan padanya
aku ingin melukis sinarmu di hatinya..........
embun pagi.......
katakan padanya
biar kudekap erat
waktu dingin membelenggunya
taukah engkau.....
wahai langit
aku ingin bertemu membelai wajahnya..
kan kupasang hiasan angkasa yang terindah
hanya untuk dirinya
puisi rindu ini
kuciptakan hanya untuk
bidadariku tercinta
walau hanya agak sederhana
izinkan kuungkap segenap rasa
dan kerinduanku.......
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Ananto Pratikno
Puisi Rindu part 2
akan ke manakah angin melayang
tatkala turun senja nan muram
pada siapa lagu kuangankan
kelam dalam kabut rindu tertahan
datanglah engkau berbaring di sisiku
turun dan berbisik tepat di sampingku
belenggulah seluruh tubuh dan sukma
kukuingin menjerit dalam pelukanmu
akan ke manakah berarak awan
bagi siapa mata kupejamkan
pecah bulan dalam ombak lautan
dahan-dahan di hati berguguran
tatkala turun senja nan muram
pada siapa lagu kuangankan
kelam dalam kabut rindu tertahan
datanglah engkau berbaring di sisiku
turun dan berbisik tepat di sampingku
belenggulah seluruh tubuh dan sukma
kukuingin menjerit dalam pelukanmu
akan ke manakah berarak awan
bagi siapa mata kupejamkan
pecah bulan dalam ombak lautan
dahan-dahan di hati berguguran
Kerinduan
Rasakan hadirku wahai kekasih
menyeruak pelan-pelan
laksana nyala lilin
dari korek api sanubari
Hadirmu kembali seperti hantu
Tak terlihat
tapi terasa
Tak ada kesalahan
tapi menggelisahkan
Tidakkah boleh lebih nyata
bila kau berwujud saja?
Beri belaimu di bibirku
menyentuh birahi rasa
Pengganti raga
penghela luka
Manakah kau sentuhkan pasti
dada ini di kulit ari?
menyeruak pelan-pelan
laksana nyala lilin
dari korek api sanubari
Hadirmu kembali seperti hantu
Tak terlihat
tapi terasa
Tak ada kesalahan
tapi menggelisahkan
Tidakkah boleh lebih nyata
bila kau berwujud saja?
Beri belaimu di bibirku
menyentuh birahi rasa
Pengganti raga
penghela luka
Manakah kau sentuhkan pasti
dada ini di kulit ari?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar